Because The World Want To See The Beauty

, by Aqessa Aninda



“Some people show off their beauty because they want the world to see it. Others try to hide their beauty because they want the world to see something else.” –Kostas, The Sisterhood of The Traveling Pants

Perempuan dengan paras cantik dan tubuh elok tentu menarik bagi laki-laki. Menarik untuk dilihat, menarik untuk diajak bicara bertukar pikiran, menarik untuk dimiliki. Kalau perempuan cantik yang pintar, perempuan cantik yang selera musiknya bagus, perempuan cantik seorang pendengar yang baik, perempuan cantik yang care dengan teman-temannya, perempuan cantik yang berwawasan luas, perempuan cantik yang ngerti dunia laki-laki, perempuan cantik yang jago masak, perempuan cantik yang jago ini jago itu ngerti ini ngerti itu pasti diagung-agungkan sama laki-laki, pasti dianggap menyenangkan; menenangkan; semua nilai plus plus plus bagaikan ‘dewi’.

Bagaimana dengan,
Perempuan dengan paras tidak menarik yang pintar? Laki-laki acuh, malah dianggap boring.
Perempuan dengan paras tidak menarik yang selera musiknya bagus? Bahkan kadang mereka tidak tau kalau cewek ini suka dengan musik itu, karena mereka memang tidak mau tau.
Perempuan dengan paras tidak menarik tapi seorang pendengar yang baik? Mereka bahkan tidak tau kalau cewek itu pendengar yang baik karena nggak ada minat untuk deket sama sekali.
Perempuan dengan paras tidak menarik yang care dengan teman-temannya? Kadang malah dianggap respon cewek berlebihan.
Perempuan dengan paras tidak menarik yang berwawasan luas? Reaksi mereka biasanya hanya sebatas “oh”. Tidak jarang mereka malah takut untuk mendekati, ngakunya sih ngerasa 'kecil' di depan cewek itu.
Perempuan dengan paras tidak menarik yang mengerti dunia laki-laki? Mereka menganggap cewek cuma ikut-ikutan.
Perempuan dengan paras tidak menarik yang jago masak? Mereka asik menikmati tanpa ada sesuatu yang hebat disana.
Perempuan dengan paras tidak menarik yang jago ini jago itu ngerti ini ngerti itu? Mereka mana tauuu... mana peduliii... karena satu hal: cewek itu nggak menarik untuk diperhatikan, jadi mereka nggak tau apa yang tersembunyi dibalik hal-hal biasa saja itu.

Siapa yang tidak senang atau bangga punya teman cantik dan punya banyak nilai plus? Siapa yang tidak mau berkenalan dengan perempuan cantik? Semua dimulai dari mata, baru liat inner beautynya. Kalo cowok jelek, bisa jadi ganteng di mata cewek karena baiiik banget. Cowok jelek bisa jadi ganteng di mata cewek pas lagi main alat musik. Bahkan kadang cowok jelek bisa jadi ganteng di mata cewek pas lagi nyetir.

Please, saya punya banyak teman yang smart; humoris; jago ini itu; kreatif; menyenangkan; nyaman, tapi secara fisik dan gaya memang biasa aja. Jarang ada yang notice, kecuali yang udah kenal banget. Mereka memang kadang terlalu sibuk dengan dunianya sendiri, bukan berarti nggak pernah ‘open’. Cowok-cowok aja yang sering mengacuhkan mereka karena mereka ‘biasa’ di luarnya. So, siapa bilang inner beauty itu nomer satu? Realistis aja lah, inner beauty tuh sebenarnya selalu jadi nomer dua.

0 comments: