Classy Way

, by Aqessa Aninda


Suka bingung kalo sistem sorority di kampus-kampus luar negeri, kenapa yaa mereka berlaku seolah berkelas dengan outfit dan gesture yang classy tapi aslinya di dalemnya nggak ada berkelasnya sama sekali.

So, what is classy?
Secara tampilan luar sih biasanya identik dengan gaya-gaya klasik, cara tata krama, cara berlaku. Kalo dari segi behaviornya yaa.. biasanya dengan tidak menanggapi komentar-komentar negatif dari orang-orang, stay cool and rise the chin up.
Tapi gue rasa kita nggak perlu menahan perasaan atau apa yang mau diutarakan kok untuk jadi classy. Buat apa di luar keliatan berkelas, sebenernya di hatinya (atau di depan orang lain ngomongnya beda lagi sama yang di publik), atau semua orang jadi ikut-ikutan nyelesain masalahnya, sama aja kayak pake Hermes atau Chanel KW kan?

When people judge you, let them judge. Hal pertama introspeksi (bener-bener introspeksi jangan ngerasa bener mulu), kalo nggak merasa yaa biarkan saja mereka nggak perlu direspon. Mereka mungkin belum kenal, atau mereka nggak tau apa yang kamu sedang hadapi. Lagipula, memang nggak semua orang perlu tau kan? That is classy.

0 comments: