H-1

Mana mungkin aku rusak sesuatu yang utuh dan kokoh seperti itu. Penyesalanku akan lebih besar jika aku merusak kebahagiaanmu, dibandingkan aku mengutarakan semua yang ada di benakku. Bukan, bukan aku membiarkanmu bahagia meski bukan denganku. Aku tak yakin kamu memilihku. Karena aku tau kamu, aku kenal baik kamu. Ketika kamu menemukan keyakinanmu, hatimu kokoh bak karang.

Dulu aku datang terlalu cepat, dan kini aku terlambat. Takdir tidak pernah melabuhkannya padaku. Bukan aku tak pernah berusaha untuk meraihnya, entah memang takdir ataukah aku yang memang begitu bodoh ketika harus berhadapan denganmu. Aku mungkin mimpimu, tapi aku bukan keyakinanmu.

Hei, kamu cantik malam ini. Ini adalah malam terakhir aku bisa menikmati senyum dan tawa tanpa penyesalan. Aku tak mau mengeluarkan kalimat picisan seperti; 'bahagiamu, bahagiaku juga'. Tapi aku tak bisa menahan senyumku ketika melihatmu menangis penuh haru. Besok adalah awal kehidupanmu yang baru. Ada garis tegas yang membatasi kita. Semoga kamu selalu bahagia.

No comments:

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com