Hi, sekian lama nggak pernah nulis resensi buku lagi di
blog. Ini resensi tentang salah satu novel favorite saya “Antologi Rasa”
karangan Ika Natassa. Selain itu resensi buku ini dibuat dalam rangka ikut berpartisipasi dalam Lomba Resensi Buku ReadingWalk.com . Untuk yang belum tau,
ReadingWalk.com adalah online delivery book rental.
Ini cerita klasik tentang kaum urban yang sukses dalam karirnya, namun hidupnya terasa belum sempurna. Menghadapi
persahabatan dan percintaan yang saling silang, kusut bak benang kusut antar
tokohnya. Biasanya saya kurang suka dengan cerita yang menggunakan sudut
pandang orang pertama karena ini berarti keseluruhan cerita terpaku hanya pada
pemikiran seseorang. Tapi tidak dengan “Antologi Rasa.” Novel ini bercerita
dari sudut pandang ketiga tokoh utamanya: Keara, Ruly, dan Harris yang tentunya
menjadi obyek utama dari kemelut antara persahabatan dan cinta yang dibahas
dalam buku ini. Dari sudut pandang yang berbeda, pembaca bisa melihat bagaimana
pandangan sebuah cinta dan persahabatan dari segi perempuan dan laki-laki, dari
seorang sederhana dan metropolis, dari lagu-lagu galau versi John Mayer sampai band-band pop melayu yang marak di acara TV lokal.
Dengan bahasa yang lugas khas pop metropolis, pilihan kata
yang sangat baik, dialog yang lucu dan smart, serta alur yang mengalir, Ika
berhasil membawa pembacanya ikut merasakan apa yang dirasakan atau apa yang
dipikirkan tiap tokohnya. Realistis, tidak mengada-ada, namun tetap bisa
merasakan ‘kegilaan-kegilaan’ orang yang jatuh cinta tapi bertepuk sebelah
tangan. Meski beberapa umpatan kasar cukup banyak memenuhi buku ini yang
mungkin untuk pembaca yang kurang suka dengan umpatan-umpatan tidak senonoh
mengganggu.
Membaca novel ini saya bisa ikut merasakan kesedihan Keara
(yang meski tangguh ternyata ada sisi mellownya juga), Harris yang setengah ‘gila’
kalau sudah berhadapan dengan Keara, ke-galau-an Ruly yang cinta banget sama
Denise padahal Denise sudah bersuami sampai-sampai Ruly nggak pernah sadar
kalau cewek nyaris sempurna kayak Keara setengah mati tergila-gila padanya. Walaupun
hampir seisi buku isinya tentang ‘rasa’, tetapi Ika mengemasnya dengan baik dan
tidak murahan. Mellow tapi realistis, sedih tapi nggak cengeng, dan sangat
dewasa.
Inti ceritanya memang klasik, tapi dengan gaya penceritaan
Ika yang bikin pembacanya bakal senyam-senyum sendiri atau mengumpat “anjir,
bener banget!”, novel ini berhasil mengacak-acak emosi pembacanya serta merupakan salah satu cerita pop culture yang wajib
dibaca.
KETERANGAN BUKU:
Judul: Antologi Rasa
Penulis: Ika Natassa
Bahasa: Indonesia
Genre: fiction, chicklit, drama, romance
Rating Goodreads: 3.69/5
ReadingWalk Shelf: http://www.readingwalk.com/book/antologi-rasa
1 comment:
Thanks for your participation! Resensinya sudah di upload dan dapat di-like
disini.
Kumpulkan like sebanyak-banyaknya ya.
Good luck! :)
Post a Comment