Knowing


I've just watched "Knowing" today. Ya semua tau kan ceritanya tentang apa?

Berawal dari 50 tahun yang lalu di acara peresmian sebuah sekolah dasar, semua siswanya disuruh membuat gambar di masa depan kemudian dimasukkan ke dalam time capsule dan akan dibuka 50 tahun mendatang. Ada satu gadis, namanya Lucinda, dia hanya menuliskan angka-angka yang panjang. 50 tahun kemudian, time capsule tersebut dibuka. Masing-masing anak mendapatkan satu amplop. Seorang anak laki-laki bernama Caleb mendapat amplop milik Lucinda tersebut. Dan ketika diteliti oleh ayahnya, ternyata angka-angka tersebut mengandung makna. Yaitu bencana dan kecelakaan besar selama 5 dekade terakhir ini. Singkat cerita, si Nicholas Cage pun menemukan angka-angka terakhir yang berakhiran seperti angka 33 tetapi ternyata EE terbalik, yang artinya Everyone Else. Tapi sayang angka-angka tersebut belum selesai. Mereka pun harus mencari dimana Lucinda terakhir menuliskannya. Caleb ternyata memiliki kemampuan yang sama. "Orang-orang terpilih" tersebut seperti mendapat bisikan dari (entah mungkin itu kali ya yang disebut malaikat). Mereka adalah "orang-orang terpilih" yang selamat. Diselamatkan lebih tepatnya. Untuk memulai kehidupan yang baru lagi.

Ada yang bilang endingnya nggak jelas dan gantung. Tapi menurut gue, itu endingnya nggak gantung dan jelas. Di akhir di perlihatkan scene dimana Caleb dan Abby di suatu tempat, disana ada sebuah pohon. Itulah yang dimaksud membuat kehidupan yang baru. Mungkin disanalah cerita Adam-Hawa yang dulu akan dimulai. Dan mungkin itu yang disebut pohon khuldi (kalo di islam yaa). Tapi gue baru tau dari temen gue yang kristen, ternyata gambaran itu seperti gambaran di alkitab. Dimana disebutkan 4 orang tersebut yang membawa Caleb dan Abby adalah malaikat, terus 'pesawat' yang mereka pakai juga disebutkan dari alkitab, sampai pohon kehidupan yang ada di surga sana. Katanya temen gue. Yaa intinya sih, semua agama punya satu tujuan, yaitu Tuhan, surga atau neraka. Semua akan kembali ke Tuhan, semua akan menghadapi yang namanya akhirat. Dan kita nggak akan pernah tau kapan waktunya, dan kalaupun tau kita tidak akan pernah bisa yang namanya merubah takdir. Manusia punya rencana, tapi Tuhan kan yang menentukan? Asli nonton ini gue sedikit merinding! Jujur aja, gue bukan orang yang religius banget tapi masih ngerti lah soal agama. Ketika mendengar kakeknya Caleb ngomong, "I'm ready whenever God calls me" gue langsung nyess gitu. Am I ready? Not yet. Ayo deh tobat... tobat! (tapi susah sekali ya, hiks)

2 comments:

  1. samaa cha! gw wktu kakenya ngmg gtu gue jg kyk "oww shiiiiiit, kok bisa sih tenang bgt gt mo mati?" tp yaa si kakek jg kan pendeta, jd dia udh mengabdi cukup lama jg ke Tuhan. so beda cerita sm kita2 yg msh suka musrik kadang bhahaa :D

    gw lbh nyeeeees lg wktu yg bokap tante sm kakek nenek caleb pelukan trs g brp lama kemudian itu bumi diratakan oleh api dr matahari. astagfirloh chaaa bagian itu gue ngeriiii bgt sumpaah. gw lngsg ngebayangin kl kyk gt beneran kt kl mo ngumpet bs ga yaa? HAHAHA :D

    asli, ini film bnr2 BAGUS paraaaaah :O

    ReplyDelete
  2. iya mel, gw jg merinding! pas dia ngmg gitu gw jg merinding mel...

    ReplyDelete

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com