Ruby Sparks: She's Out Of His Mind


Ruby Sparks
Directors: Jonathan Dayton & Valerie Faris
Written By: Zoe Kazan
Stars: Paul Dano, Zoe Kazan
Ratings: 7,2/10 (IMDB) 79% Certified Fresh (Rotten Tomatoes)


Ruby Sparks is the cutest 2012 rom-com I ever watched. Filmnya lucu, akting pemainnya juga pas dan lucu romantis, ide ceritanya bagus. Ruby Sparks mengisahkan tentang penulis novel, Calvin, yang sedang mengalami writer's block. Dengan typewriter nya ia mulai membangun kisah percintaannya dengan seorang tokohnya, Ruby Sparks. Calvin jatuh cinta dengan tokoh buatannya. Kemudian Ruby tiba-tiba muncul dengan wujud yang nyata, dengan pribadi yang seperti Calvin bentuk di ceritanya. Ruby dapat dirubah menjadi apapun yang Calvin mau hanya dengan menuliskannya ke dalam naskah. Dimulai saat Ruby merasa bosan dan butuh ruang diantara mereka, Ruby mulai menikmati hidupnya sedangkan Calvin merindukannya. Kemudian Calvin mulai merubah-rubah mood Ruby sesuai keinginannya. Sampai akhirnya ia lelah melihat Ruby seperti itu.


Scene-scene nya sangat lucu dan menarik. Chemistry diantara Paul Dano dan Zoe Kazan paaaaaas banget, lucuuuu banget, membuat hubungan mereka terlihat sangat cute dan romantis. Scene paling menarik tentunya saat Calvin sering merubah-rubah mood Ruby. Seperti saat dia menuliskan "Ruby feels miserable without Calvin," kemudian muncullah Ruby yang manja bukan main. Sampai-sampai ia mengekor kemana pun Calvin pergi. Ada adegan lucu waktu Calvin meninggalkannya menyeberang di jalan, kemudian Ruby menangis karena ditinggalkan. Atau saat Calvin menulis bahwa Ruby sedang riang gembira, kemudian Ruby berubah menjadi Ruby yang suka lompat-lompat dan bernyayi terus-terusan.


Lucunya ini mengingatkan saya bahwa kita tidak henti-hentinya ingin membuat orang lain (terutama pasangan atau orang terdekat kita) menjadi seperti yang kita mau, menuruti mood kita. Atau mengingatkan saya pada tagline "careful what you wished for." Setelah orang itu menjadi seperti yang kita inginkan rasanya kita tidak pernah puas ingin mereka menjadi begini, begitu. Pada akhirnya kita hanya ingin mereka jadi dirinya sendiri, karena deep down inside, kita tau kita menyayangi mereka apa adanya mereka. Kita tidak bisa memaksa seseorang untuk berubah seperti ini atau itu, atau tanggapan mereka sesuai dengan suasana mood kita. Karena kita tidak akan pernah puas meminta seseorang untuk menjadi apa yang kita inginkan, karena mereka lebih menyenangkan menjadi apa adanya, menjadi diri mereka sendiri.


Quotes:
  • "I cannot help but write this for her, to tell her "I'm sorry for every word I wrote to change you, I'm sorry for so many things. I couldn't see you when you were here and, now that you're gone, I see you everywhere." One may read this and think it's magic, but falling in love is an act of magic, so is writing." (Calvin)
  • "In the luckiest, happiest state, the words are not coming from you, but through you. She came to me wholly herself, I was just lucky enough to be there to catch her." (Calvin)
  • "She's complicated. That's what I like best about her." (Calvin)
  • "I'm such a mess." (Ruby) "I love your mess." (Calvin)


No comments:

Post a Comment

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com