Writer Crush I : Eka Kurniawan

Kemarin, gue membaca artikel yang disebar di Facebook ini: https://tirto.id/eka-kurniawan-di-mata-pembaca-indonesia-Gvc

Pertama jatuh cinta sama Cantik Itu Luka, lalu Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas, baru Lelaki Harimau. Lucky me, gue sempat ketemu beliau dan bertanya gimana caranya ngebangun cerita Cantik Itu Luka yang punya banyak tokoh tapi plot dan karakternya kuat banget. 3 generasi, 3 era perang (akhir kolonial, orde baru dan PKI, akhir orde baru). Terus beliau menjelaskan ttg pentingnya backbone sebuah cerita yang menjadi benang penghubung antara plot dan karakter. Terus menjelaskan ttg pendalaman karakter melalui masing2 individu (man, karakter Dewi Ayu, Shodancho, Alamanda, Kliwon, Rengganis, Krisan, Ajo Kawir, Iteung, dan Anwar Sadat masih membekas dalam otak gueee! Kalo Tame Impala punya kaos Fuck Trevor, gue rasanya pen bikin kaos Fuck Shodancho HAHAHAHA). Gue pun mengagumi teknik nulis beliau. 

Sayangnya, "Menurut data redaksi Gramedia Pustaka Utama, dalam dua belas tahun Cantik Itu Luka dicetak ulang sembilan kali dengan jumlah penjualan 20 ribu eksemplar. Itu berarti novel tersebut rata-rata terjual 1.666 eksemplar per tahun dan 138 eksemplar per bulan. Lelaki Harimau (2004) dicetak lima kali dan terserap sebanyak 12 ribu eksemplar. Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2014) terjual 10 ribu eksemplar." Untuk penulis dengan penghargaan sekelas Eka, segitu masih termasuk sedikit sih <///3

No comments:

Post a Comment

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com